seperti terpenjara
tanpa makna
hanya kata
lalu pena terangkat
sampai suatu saat
sudah
relakan saja
26 Mei 2003
September 18, 2008
seperti terpenjara
tanpa makna
hanya kata
lalu pena terangkat
sampai suatu saat
sudah
relakan saja
26 Mei 2003
September 18, 2008
sore menjelang
hujan tak lagi datang
aku masih menunggu
entah kapan lagi kaki dapat berjalan
sedang detik tak pernah berhenti
menjadi menit
menjadi jam
menjadi hari
dan aku masih menunggu
4 Januari 2003
September 18, 2008
munculmu tak di sapa
pergimu tak dirasa
bak tali tasbih
takpernah dihitung
tapi harus…..!
itu jalanmu
-
September 18, 2008
satu yang kemarin….
masih saja melintas
satu yang kemarin….
masih saja membayang
semburatkan secuil tawa
meski tak tulus
tapi cukuplah!
Itu saja belum terbalas
sehingga raga menjadi raja
lalu rasa endapkan makna
terbunuhlah aku……….
dia masih mengusung bara
sedangkan kematian kemarin
membujur tinggalkan tanya
dan kau masih disana
membungkus separuh luka
mengemas lubang di dada
lalu mengirimnya bersama doa
untuk yang kesekian kali
27 November 2003
September 18, 2008
titik hitam dan putih
bersandar diatas genting kaca
lalu kta tertawa bersama
seikat kayu yang jadi abu
berlomba melepas dirinya
lalu kita menangis bersama
sebentuk mimpi yang indah
seperti tak ada habis-habisnya
membuat kita belajar padanya
lalu kita mengerti bersama
2 Januari 2007
September 18, 2008
sepagi ini
telah kau tanyakan mimpi
yang usang kubuang
dan menghilang
entah darimana
asal kereta itu
mengusung iring-iringan tandu
tiba-tiba saja….
kulihat tapak terakhirnya
meninggalkanku terjaga
hilang rasa
bersama tandumu
Ohhh…. ini sabda Mu
15 Desember 2002
September 18, 2008
lancar memang…..
tapi beban terus menggantung
nafas tak pernah berhenti
demi nafas yang terhenti
jalan terlalu panjang…..
bahkan ketika ku berlari
aku berlari……
aku mencari…..
aku terhenti….
lalu beban menghilang
berganti derai tawa
memecah panas, mengurai udara
dan aku…..
masih berlari
25 April 2005