satu yang kemarin….

masih saja melintas

satu yang kemarin….

masih saja membayang

semburatkan secuil tawa

meski tak tulus

tapi cukuplah!

Itu saja belum terbalas

sehingga raga menjadi raja

lalu rasa endapkan makna

terbunuhlah aku……….

dia masih mengusung bara

sedangkan kematian kemarin

membujur tinggalkan tanya

dan kau masih disana

membungkus separuh luka

mengemas lubang di dada

lalu mengirimnya bersama doa

untuk yang kesekian kali

27 November 2003

Advertisement